Minggu, 08 Mei 2016

Anak Pesisir Desa Kawata


KAWATA Desa kecil nan indah yg teletak di sisi timur pulau mangole. Ketika sang fajar muncul untuk menunjukan kehebatanya menerangi dunia. Segelas kopi hangat menemaniku di sebuah gubuk kecil yg terletak di Dusun kauseg, pasir putih membentang indah menatap sang fajar, indahnya pepohonan di selimuti suara burung kua-kua yg begitu merdu dan siap untuk berbaris diatas hamparan pasir putih indah sekedar untuk meminum air laut yg jernih pengilang dahaga.
Menjemput pagi yang indah terlihat gerombolan lumba-lumba begitu semangat menjelajahi seisi lautan biru di sekitar Rep Kau seg dan Wai tamela menambah indahnya suasana pagi.., Fat manjanga tetap berdiri kokoh menahan derasnya arus dan ombak yg menghatam tubuhnya yg telah rapuh dimakan usia, asap tebal berpesta mengikuti arah angin menandakan dimulainya kehidupan di para2 kelapa yg selalu telihat sangar dengan api yg membara. Semua itu tak akan ku dapat disini (MAKASSAR) Sungguh indahnya Negeriku"HAI SUA AK HAI POA BAI".
Berlalunya waktu tak terasa, kejayaan sang fajar-pun kian meredup seiring cahaya permain suri keluar untuk menerangi malam yang kelihatan menakutkan dikelilingi pepohonan dan suara burung hantu yang menyeramkan. Waktu terus berjalan, malam yang kian menakutkan di tanjung Kau Seg berubah menjadi malam yang begitu indah yang sayang untuk di lewatkan dan tak lupa segelas kopi hangat den sehelai senar/kalel yang setia menemaniku di kesunyian malam Tanjung Kau Seg.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar